Arrmanatha Christiawan Nasir (Sumber: Instagram/@arrmanathanasir)

News

Kekayaan dan Gaji Arrmanatha Christiawan Nasir, Komisaris PLN Indonesia Power

Rabu 28 Jan 2026, 10:20 WIB

Sumsel.co - Arrmanatha Christiawan Nasir, atau yang akrab disapa Tata, merupakan salah satu sosok penting di lingkaran pemerintahan dan BUMN. Ia resmi menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris PLN Indonesia Power sejak 26 Juni 2025.

Selain tugas tersebut, Tata yang lahir pada 30 Desember 1971 ini juga sedang mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) sejak 21 Oktober 2024. Kombinasi jabatan di pemerintahan dan perusahaan energi membuat publik menaruh perhatian pada rekam jejak, tanggung jawab, serta laporan kekayaannya.

Perkembangan Kekayaan Arrmanatha

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada KPK, total harta Tata meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2017, ketika masih menjabat sebagai Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan di Kementerian Luar Negeri, total harta kekayaannya tercatat sebesar Rp4,13 miliar.

Dalam LHKPN terbaru untuk periode 2024, kekayaannya melonjak menjadi Rp11.419.224.842, seluruhnya tercatat tanpa hutang. Berikut komposisinya:

A. Tanah dan Bangunan — Rp11.128.728.000

B. Kendaraan — Rp6.000.000

C. Harta Bergerak Lainnya — Rp166.000.000

D. Surat Berharga — Rp66.233.581

E. Kas dan Setara Kas — Rp52.263.261

F. Harta Lainnya — Rp0

Total Kekayaan: Rp11.419.224.842

Berapa Gaji Tata sebagai Komisaris PLN Indonesia Power?

Untuk menghitung estimasi gaji, rujukan paling relevan adalah Laporan Tahunan PLN Indonesia Power Tahun 2024. Dokumen itu menjelaskan struktur gaji direksi dan komisaris sebagai berikut:

Dengan komposisi 7 komisaris, termasuk 1 komisaris utama, estimasi honorarium per anggota Dewan Komisaris adalah Rp106,92 juta per bulan.

Laporan itu juga mencatat total pembayaran untuk seluruh komisaris dalam satu tahun:

Tags:
plnArrmanatha Christiawan Nasirarrmanathanasir

Admin

Reporter

Admin

Editor