Tol Palembang-Betung Seksi Kramasan-Pangkalan Balai (Sumber: Istimewa)

Eksekutif

BBPJN Sumsel Sebut Jalur Mudik di Sumsel Bebas Lubang, Tim Tetap Siaga Antisipasi Kerusakan

Rabu 25 Mar 2026, 09:44 WIB

Sumsel.co - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatra Selatan memastikan kondisi jalur utama yang akan dilalui pemudik pada Lebaran 2026 dalam keadaan baik. Perbaikan jalan yang dilakukan di sejumlah ruas strategis diklaim telah rampung sehingga saat ini jalur mudik dinyatakan bebas lubang.

Kepala Satuan Kerja BBPJN Sumatra Selatan, Alfredo, mengatakan pekerjaan penanganan kerusakan jalan telah diselesaikan menjelang masa arus mudik.

"Per H-10 pekerjaan perbaikan jalan sudah selesai. Zero pothole sudah 100 persen kita lakukan. Lubang-lubang sudah habis dan tuntas," ujarnya, dikutip Minggu (15/3/2026).

Ia menyebutkan, jalur yang biasanya dipadati kendaraan pemudik telah dipastikan berada dalam kondisi optimal. BBPJN Sumsel juga berupaya menjamin kelancaran perjalanan serta keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah.

Meski demikian, petugas tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kerusakan baru di jalan selama periode mudik dan arus balik.

"Kami tetap menyiagakan tim di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya lubang baru," kata dia.

Menurut Alfredo, potensi kerusakan masih dapat terjadi di sejumlah wilayah, terutama akibat curah hujan yang tinggi serta lalu lintas kendaraan bertonase besar yang melintas di jalur nasional. Karena itu, personel BBPJN Sumsel tetap ditempatkan di beberapa titik untuk melakukan pemantauan dan penanganan cepat apabila ditemukan kerusakan jalan.

"Perbaikan jalan dilakukan secara intensif dalam beberapa waktu terakhir sebagai bagian dari persiapan menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran," jelasnya.

Beberapa ruas utama yang menjadi fokus perbaikan antara lain Jalan Nasional Palembang–Betung–Jambi serta Jalan Nasional Betung–Sekayu–Mangunjaya. Pada jalur tersebut, lubang jalan telah ditutup dan diperbaiki menggunakan aspal sehingga dinyatakan aman dilalui kendaraan.

Sementara itu, pada ruas Mangunjaya hingga Muara Beliti, perbaikan dilakukan dengan menutup lubang menggunakan material agregat sebagai penanganan sementara. Jalur ini sebelumnya menjadi sorotan karena kerusakan cukup parah dengan lubang besar yang sempat memicu insiden kendaraan.

BBPJN Sumsel juga merencanakan pengaspalan permanen pada ruas Mangunjaya–Muara Beliti pada Juni 2026. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program penanganan bertahap yang ditargetkan selesai hingga 2027.

Langkah itu diperlukan karena ruas penghubung dari Betung menuju wilayah Musi Rawas tersebut sering terdampak banjir akibat luapan sungai di sekitarnya saat musim hujan.

Tags:
MudikJalanSumsel

puji

Reporter

puji

Editor