Ilustrasi Pohon Karet (Sumber: Istimewa)

Eksekutif

Tren Positif Harga Karet Global Berlanjut, Petani Sumsel Dapat Sinyal Baik

Kamis 30 Apr 2026, 14:56 WIB

Sumsel.co - Harga karet global menunjukkan tren penguatan yang konsisten pada akhir April 2026, memberi sinyal positif bagi pasar, termasuk bagi petani karet di Sumatera Selatan.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo), Rudi Arpian, menilai pergerakan harga karet sejak akhir pekan lalu hingga awal pekan ini menunjukkan konsistensi yang signifikan. Ia menjelaskan bahwa harga tidak hanya stabil tetapi juga berhasil menembus level yang lebih tinggi.

“Pergerakan dari akhir pekan ke awal pekan memperlihatkan momentum penguatan yang cukup konsisten,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Berdasarkan data perdagangan SGX–Sicom, harga karet tercatat sebesar 211,8 US cent per kilogram. Dengan kurs Rp17.192 per dolar AS, harga karet setara kadar karet kering (KKK) 100 persen mencapai sekitar Rp36.413 per kilogram.

Angka ini mengalami kenaikan sebesar Rp214 per kilogram dibandingkan dengan harga pada Jumat (24/4/2026) yang berada di level Rp36.199 per kilogram. Kenaikan ini melanjutkan tren positif yang telah terlihat dalam beberapa hari terakhir.

Rudi menilai kondisi ini mencerminkan optimisme pasar global terhadap komoditas karet, seiring dengan meningkatnya permintaan dan membaiknya sentimen pasar.

Di tingkat petani, kenaikan harga ini memberikan harapan untuk peningkatan pendapatan. Meskipun demikian, harga jual yang diterima petani tetap sangat bergantung pada kualitas bahan olah karet (bokar) yang dihasilkan.

“Peningkatan kualitas bokar menjadi kunci agar petani bisa menikmati harga yang lebih baik,” kata Rudi. Ia menambahkan bahwa semakin tinggi kadar karet kering (KKK), maka semakin besar pula nilai jual yang dapat diperoleh petani. Oleh karena itu, pelaku usaha dan petani diharapkan dapat menjaga mutu produksi agar dapat memaksimalkan keuntungan dalam situasi harga yang menguat.

Tags:
KaretPetaniSumsel

puji

Reporter

puji

Editor