Sumsel Kembangkan Ekspor Kelapa, Nilai Transaksi Rp1,6 Miliar ke Pasar Global

Kamis 23 Apr 2026, 20:43 WIB
Gubernur Sumsel membuka Sultan Muda XporA 2026 di Kantor OJK Sumsel (Sumber: Istimewa)

Gubernur Sumsel membuka Sultan Muda XporA 2026 di Kantor OJK Sumsel (Sumber: Istimewa)

Sumsel.co - Produk kelapa Sumatera Selatan kini semakin dikenal di pasar internasional. Sebuah ekspor produk turunan kelapa yang dilakukan pada Selasa (21/4/2026) dengan nilai transaksi mencapai Rp1,6 miliar menandai keberhasilan hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Ekspor ini dilakukan dalam rangka mendukung penguatan peran wirausaha muda dan inklusi keuangan di Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kota Palembang, sebagai bagian dari acara Sultan Muda XporA 2026 yang dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.

Herman Deru mengapresiasi semangat generasi muda dalam mengembangkan usaha dan mempromosikan ekspor. Saat ini, tercatat ada 9.008 pemuda di Sumatera Selatan yang aktif dalam dunia usaha, berperan penting dalam mendorong ekspor produk lokal. Dalam sambutannya, Deru menyampaikan bahwa anak muda harus bekerja keras dan menjadikan usaha sebagai bagian dari minat mereka. “Progresnya sudah terlihat, pertumbuhan ekonomi Sumsel mencapai 5,35 persen secara tahunan,” ujarnya.

Deru juga mengajak para pelaku usaha muda untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi tersebut guna memperluas jaringan usaha mereka hingga menembus pasar internasional. Ia berharap, mereka dapat menjadi penggerak bagi generasi berikutnya dalam dunia ekspor. "Para pelaku usaha muda harus menjadi contoh dan penyemangat agar semakin banyak eksportir baru lahir dari Sumatera Selatan," kata Herman Deru.

Arifin Susanto, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, juga menegaskan komitmennya dalam mendukung program Sultan Muda, dengan peningkatan literasi keuangan dan penguatan sistem pembayaran digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami akan terus mendukung pengembangan ekosistem ini. Saat ini ada 9.008 Sultan Muda yang siap diresmikan. Jika ekosistem ini terus berkembang, dampaknya akan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Arifin.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bakti Sasongko, memberikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah dan OJK dalam mendorong ekspor. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa akselerasi ekspor sangat berperan dalam mendongkrak ekonomi daerah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan peran generasi muda dalam sektor usaha dan ekspor akan semakin meningkat, memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi Sumatera Selatan.

Reporter
puji
Editor

Berita Terkait

News Update