Sumsel.co - Polisi berhasil mengungkap komplotan pembobol dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sumatera Selatan, dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp900 juta. Empat pelaku telah ditangkap di dua lokasi berbeda.
"Tiga pelaku dibekuk di Palembang, sementara satu pelaku lainnya yang diketahui merupakan otak kejahatan diringkus di Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir," kata Kapolresta Palembang, Kombes Pol. Tabrani.
Kasus ini bermula dari laporan SMA Negeri 2 Prabumulih yang kehilangan saldo dana BOS senilai Rp942,5 juta pada akun sistem informasi BOS mereka. Setelah dilakukan penyelidikan, pihak bank menemukan adanya penarikan dana secara ilegal melalui sebuah website.
Setelah berhasil membobol rekening sekolah, pelaku mentransfer dana yang dicuri ke beberapa rekening yang berbeda. Polisi kini masih mendalami kasus ini untuk mengungkap apakah ada sekolah lain yang menjadi sasaran pembobolan dana BOS serupa.
Pihak kepolisian telah melakukan pengembangan lebih lanjut mengenai dugaan keterlibatan sekolah lain yang menjadi sasaran para pelaku. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, dan petugas berjanji akan mengusut tuntas hingga tuntas.

