Ekonomi Sumsel Tumbuh 5,42 Persen, BI Tambah Pasokan Uang Baru Lebaran

Jumat 20 Feb 2026, 09:43 WIB
Ilustrasi Uang Baru (Sumber: Istimewa)

Ilustrasi Uang Baru (Sumber: Istimewa)

Adapun batas maksimal penukaran ditetapkan Rp5,3 juta per orang, dengan rincian pecahan mulai Rp50.000 hingga Rp1.000.

”Pembatasan itu diterapkan untuk pemerataan penerima HCS,” ucap Bambang.

Inflasi Tetap Jadi Perhatian

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Daerah Provinsi Sumsel Basyaruddin Akhmad menyampaikan apresiasi atas program Serambi 2026. Ia menilai langkah tersebut mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan pertumbuhan ekonomi Sumsel 2025 mencapai 5,35 persen, juga di atas capaian nasional 5,11 persen. Pada Januari 2026, inflasi Sumsel tercatat 3,33 persen (year on year) dengan indeks harga konsumen 110,18, lebih rendah dari nasional yang sebesar 3,55 persen.

”Capaian itu menunjukkan kondisi perekonomian Sumsel relatif stabil dan terkendali. Untuk itu, selama Ramadhan hingga Idul Fitri, aktivitas perekonomian Sumsel kemungkinan akan semakin bergeliat,” ujar Basyaruddin.

Meski demikian, ia mengingatkan adanya perbedaan tingkat inflasi antarwilayah. Inflasi tertinggi tercatat di Kota Lubuk Linggau sebesar 3,57 persen, sedangkan terendah di Kabupaten Muara Enim sebesar 2,96 persen. Komoditas penyumbang inflasi antara lain emas perhiasan, tarif listrik, beras, dan daging ayam.

Konsumsi masyarakat terhadap bahan pangan diprediksi meningkat, termasuk ikan sebagai bahan baku pempek yang menjadi hidangan khas Sumsel saat berbuka dan hari raya.

”Di sini, buka puasa maupun hari raya belum afdal kalau tidak ada pempek,” kata Basyaruddin.

Ia pun mendorong Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) memperkuat strategi 4K, yakni menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

”Salah satu langkah krusial yang perlu dilakukan adalah memperbanyak operasi pasar murah selama Ramadhan di semua kabupaten/kota di Sumsel. Itu akan memberikan dampak besar untuk memastikan ketersediaan bahan pokok guna menjaga kestabilan harga maupun daya beli masyarakat,” ucapnya.

Dengan stabilitas harga yang terjaga, peredaran uang baru diharapkan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat saat merayakan Idul Fitri mendatang.

Reporter
puji
Editor

Berita Terkait

News Update