“Kondisi inflasi pun tetap terkendali di level 3,44 persen (yoy) per September 2025,” ujar Bambang.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar momentum ekonomi positif ini dapat terus dijaga.
“Sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan lembaga keuangan menjadi kunci menjaga momentum positif ini,” ujarnya.
Optimistis Hingga Akhir Tahun
Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan akan stabil di kisaran 4,8 hingga 5,6 persen hingga akhir 2025. Proyeksi ini menunjukkan konsistensi kinerja ekonomi daerah yang semakin kuat di luar Pulau Jawa.
Dengan dukungan kebijakan investasi yang proaktif, peningkatan sektor hilirisasi, serta pengendalian inflasi yang terjaga, Sumsel dipandang siap memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat ekonomi utama di kawasan barat Indonesia.

